SUKABUMI – Menyambut peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2025, Pemerintah Desa Tegalpanjang menggelar aksi kerja bakti serentak dengan tema "Gerakan Bakti Desa". Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Kukulu, sepanjang Jalan Tegalpanjang ini berlangsung khidmat pada Minggu (11/01/2026).
Acara dimulai dengan apel singkat yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tegalpanjang. Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Desa menekankan bahwa kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bentuk penghormatan terhadap marwah desa.
"Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk menyapu jalan atau membersihkan parit, tetapi untuk menghidupkan kembali ruh gotong royong yang menjadi fondasi kekuatan desa kita. Melalui tema 'Gerakan Bakti Desa', saya ingin kita semua menunjukkan bahwa kemajuan Desa Tegalpanjang lahir dari tangan-tangan warganya sendiri," ujar Kepala Desa.
Beliau juga menambahkan bahwa kondisi cuaca yang hujan tidak boleh menjadi penghalang bagi pengabdian kepada masyarakat.
Meskipun wilayah Desa Tegalpanjang diguyur hujan sejak pagi hari, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme para peserta. Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan orang bahu-membahu membersihkan saluran air, merapikan bahu jalan, hingga menata lingkungan sekitar agar tampak lebih asri dan tertata.
Kegiatan ini menjadi potret nyata sinergi antarlembaga di tingkat desa. Aksi bersih-bersih ini melibatkan berbagai elemen penting, di antaranya:
Perangkat Desa Tegalpanjang
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Satgas Desa Tangguh Bencana (Destana)
Pemuda Karang Taruna
Kehadiran Satgas Destana dalam kegiatan ini juga sekaligus menjadi upaya mitigasi bencana banjir, mengingat intensitas hujan yang mulai meningkat di awal tahun 2026.
Kegiatan "Gerakan Bakti Desa" ini turut mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kecamatan. Hadir secara langsung untuk melakukan monitoring, Kasi Trantib Kecamatan Cireunghas yang mewakili Camat setempat. Dalam kunjungannya, beliau mengapresiasi loyalitas dan kekompakan warga serta jajaran pemerintahan Desa Tegalpanjang yang tetap turun ke lapangan meski di bawah guyuran hujan.
"Semangat kerja bakti ini adalah ruh dari pembangunan Desa. Meski cuaca kurang mendukung, kehadiran seluruh elemen di Desa Tegalpanjang hari ini membuktikan bahwa rasa memiliki terhadap desa sangatlah tinggi," ujar perwakilan dari pihak Kecamatan.
Tema "Gerakan Bakti Desa" dipilih sebagai pengingat bahwa kemajuan Desa dimulai dari kepedulian masyarakatnya terhadap lingkungan terkecil. Melalui momentum Hari Desa Nasional, Desa Tegalpanjang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata ruang Desa dan mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui kegiatan gotong royong yang berkelanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Sampah-sampah yang sempat menyumbat drainase telah dibersihkan, dan area jalan utama kini terlihat lebih bersih dan rapi.